GAYA BELAJAR

Gaya belajar kamu adalah kunci untuk mengembangkan proses belajar dalam sekolah, dan dalam situasi-situasi hubungan dengan orang lain.KATA PENGANTAR

Puji syukur kami panjatkan ke hadirat Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat-Nya sehingga dapat menyusun dan terseleseikannya modul bimbingan dan konseling.
Modul bimbingan dan konseling ini disusun berdasarkan kurikulum yang menekankan dan mengembangkan kemampuan diri di berbagai kegiatan belajar, sehingga siswa dapat menerapkan Gaya Belajarnya sehingga dapat meningkatkan prestasi belajarnya yang berguna bagi masa depan siswa. Modul ini dilengkapi dengan pengertian gaya belajar, kemudian ciri-ciri gaya belajar dan sekaligus juga dilengkapi dengan identifikasi gaya belajar yang dimiliki oleh siswa.
Modul ini tidak mungkin dapat diseleseikan tanpa adanya bantuan dari berbagai pihak. Oleh karena itu, pada kesempatan ini menyampaikan rasa terimakasih atas bantuan dari berbagai pihak yang telah memberikan bantuannya dalam penyeleseian modul ini.
Kami menyadari bahwa masih banyak dalam penyusunan modul ini, oleh karena itu kami berterima kasih dengan adanya saran dan kritik yang membangun untuk kesempurnaan modul ini.


Malang,



Penulis













DAFTAR ISI


Kata Pengantar……………………………………………………………………. i
Daftar Isi………………………………………………………………………….. ii
A. Pendahuluan…………………………………………………………….. iii
B. Prasyarat………………………………………………………………... iii
C. Petunjuk penggunaan modul……………………………………………. iv
D. Tujuan pembelajaran……………………………………………………. iv
E. Kompetensi……………………………………………………………... v
F. Rencana belajar…………………………………………………………. v

Materi : Gaya Belajar
A. Pengertian gaya belajar…………………………………………………. 1
B. Ciri-ciri tiap tipe gaya belajar…………………………………………... 3
C. Kegiatan evaluasi siswa ………………………………………………... 10

Daftar Rujukan …………………………………………………………………... 14
A. PENDAHULUAN

Bimbingan dan Konseling merupakan suatu wadah yang memberikan layanan-layanannya untuk membantu siswa yang membutuhkan layanan tersebut. Layanan bimbingan dan konseling ada beberapa aspek yaitu meliputi aspek pribadi, sosial, belajar, dan karier. Dalam setiap layanan yang diberikan terdapat fungsi bimbingan antara lain: fungsi pencegahan, fungsi pemeliharaan, fungsi pengembangan, dan masih banyak lagi.
Untuk mewujudkan tujuan bimbingan dan konseling yaitu perkembangan optimal siswa, maka diperlukan suatu kerjasama dari berbagai pihak baik dari konselor (guru BK), siswa pihak sekolah, orang tua, dan semua pihak yang bersangkutan.
Dalam modul ini akan dijelaskan mengenai gaya belajar, dimana setiap siswa kemungkinan memeiliki gaya belajar yang berbeda meskipun tentunya ada yang sama pula. Gaya belajar termasuk dalam layanan bimbingan belajar dan mempunyai fungsi pemeliharaan dan pengembangan. Gaya belajar ini sangat membantu siswa dalam kegiatan belajarnya agar lebih efektif dan efisien.
Apabila kita mendengar atau membaca tentang gaya belajar, tentunya pikiran kita langsung tertuju pada audio, visual, dan kinestetik. Setiap siswa mempynyau cara belajarnya sendiri yang memudahkan dia untuk lebih cepat dalam proses belajarnya. Ada siswa yang tidak paham akan gaya belajarnya sehingga dia mengalami kesulitan dalam memahami pelajaran yang ia terima. Dengan adanya layanan-layanan dari bimbingan dan konseling inilah yang nantinya akan mengarahkan dan membantu siswa mengatasi masalah yang dialaminya. Sehingga apa yang menjadi tujuan BK dapat tercapai.

B. PRASYARAT


Adapun syarat untuk memahami mudu ini adalah siswa diharapkan membaca materi terlebih dahulu, dengan membaca materi Gaya belajar agar siswa dapat mengerti dan akhirnya dapat menerapkan
(mengaplikasikan) belajarnya sehari-hari sehingga dapat membantu mencapai tujuan sesuai harapan dari masing-masing siswa.


C. PETUNJUK PENGGUNAAN MODUL




Agar siswa berhasil menguasai dan mampu menerapkan materi pada modul ini maka bacalah dengan cermat dan ikuti petunjuk ini dengan baik diantaranya sebagai berikut:

Bacalah doa terlebih dahulu nsesuai dengan keyakinan kamu anut agar diberikan kemudahan dalam mempelajari materi ini.

Bacalah materi ini dengan serius, santai dan tenang sehingga kamu dapat mencapai penguasaan materi secara optimal.

Kerjakan secara mandiri tanpa harus menunggu teman, dengan belajar mandiri kamu dapat termotivasi mengerjakan lebih baik maksimal sesuai dengan kemampuan kamu sendiri tanpa melihat pekerjaan teman

Kerjakan lembar kegiatan siswa yang sudah disediakan pada lembar berikutnya secara sungguh-sungguh dengan memberikan isian secara lengkap.

Untuk mendukung penguasaan siswa yang lebih luas kamu bisa menggunakan sumber belajar lain misalnya buku bacaan, majalah, televisi dan media yang lainnya.






D. TUJUAN PEMBELAJARAN


Siswa dapat mengetahui, memahami gaya belajarnya dan menerapkan gaya belajar yang dimilikinya untuk meningkatkan prastasi belajarnya sehingga mampu meningkatkan kemampuan dirinya secara positif.







E. KOMPETENSI









• Siswa dapat menjelaskan pengertian gaya belajar
• Siswa dapat menjelaskan ciri-ciri masing-masing gaya belajar.
• Siswa dapat menjelaskan gaya belajar mereka



F. RENCANA BELAJAR
Rencana belajar merupakan serangkaian rencana kegiatan yang akan kamu lakukan pada saat pelaksanaan pembelajaran berlangsung:
Jenis kegiatan : membaca, menulis, diskusi,
mengerjakan latihan
Hari/tanggal : _________________________
Tempat pelaksanaan : _________________________
Alokasi waktu : _________________________
Hasil yang dicapai : _________________________






A. PENGERTIAN GAYA BELAJAR
Gaya belajar kamu adalah kunci untuk mengembangkan proses belajar dalam sekolah, dan dalam situasi-situasi hubungan dengan orang lain. Ketika kamu menyadari bagaimana kamu dan orang lain menyerap dan mengolah informasi, kamu dapat menjadikan belajar dan berkomunikasi lebih mudah dengan gaya kamu sendiri.
Gaya belajar seseorang adalah kombinasi dari bagaimana ia menyerap dan kemudian mengatur serta mengolah informasi. Jika kamu akrab dengan gaya belajar kamu sendiri, kamu dapat mengambil langkah-langkah penting untuk membantu diri kamu belajar lebih cepat dan lebih mudah. Dan juga, dengan mem-pelajari bagaimana memahami cara belajar orang lain, seperti sahabat, teman, orang tua, guru, dapat membantu kamu memperkuat hubungan kamu dengan mereka.
Pada awal pengalaman belajar, salah satu di antara langkah-langkah pertama kita adalah mengenali modalitas seseorang sebagai modalitas visual, auditorial, atau kinestetik (V-A-K). Seperti yang diusulkan istilah-istilah ini, orang visual belajar melalui apa yang mereka lihat, pelajar auditorial melakukannya melalui apa yang mereka dengar, dan pelajar kinestetik belajar lewat gerak dan sentuhan. Walaupun masing-masing dari kita belajar dengan menggunakan ketiga modalitas ini pada tahapan tertentu, kebanyakan orang lebih cenderung pada salah satu di antara ketiganya.
Michael Grinder, pengarang Righting the Education Conveyor Belt, telah mengajarkan gaya-gaya belajar dan mengajar kepada banyak instruktur. la mencatat bahwa dalam setiap kelompok yang terdiri dari tiga puluh murid, sekitar dua puluh dua orang mampu belajar secara cukup efektif dengan cara visual, auditorial, dan kinestetik sehingga mereka tidak membutuhkan perhatian khusus. Dari sisa delapan orang, sekitar enam orang memilih satu modali¬tas belajar dengan sangat menonjol melebihi dua modalitas lainnya. Sehingga, setiap saat mereka harus selalu berusaha keras untuk memahami perintah, kecuali jika perhatian khusus diberikan kepada mereka dengan menghadirkan cara yang mereka pilih. Bagi orang-orang ini, mengetahui cara belajar terbaik me¬reka bisa berarti perbedaan antara keberhasilan dan kegagalan. Dua orang murid lainnya mempunyai kesulitan belajar karena sebab-sebab eksternal.
B.CIRI-CIRI TIAP TIPE GAYA BELAJAR
Banyak ciri-ciri perilaku lain merupakan petunjuk kecenderungan belajar Anda. Ciri-ciri berikut ini akan membantu Anda menyesuaikan dengan modalitas belajar Anda yang terbaik.

Orang-orang Visual

 Rapi dan teratur
 Berbicara dengan cepat
 Perencana dan pengatur jangka panjang yang baik
 teliti terhadap detail
 Mementingkan penampilan, baik dalam hal pakaian maupun presencasi
 Pengeja yang baik dan dapat melihat kata-kata yang sebe-narnya dalam pikiran mereka
 mengingat apa yang dilihat, daripada yang didengar
 Mengingat dengan asosiasi visual

 Biasanya tidak terganggu oleh keributan
 Mempunyai masalah untuk mengingat instruksi verbal kecuali jika ditulis, dan sering kali minta bantuan orang untuk mengulanginya
 Pecmbaca cepat dan tekun
 Lebih suka membaca daripada dibacakan
 Membutuhkan pandangan dan tujuan yang menyeluruh
 Dan bersikap waspada sebelum secara mental merasa pasti
 Tentang suatu masalah atau proyek
 Mencoret-coret tanpa arti selama berbicara di telepon dan
dalam rapat
 Lupa menyampaikan pesan verbal kepada orang lain
 Sering menjawab pertanyaan dengan jawaban singkat ya atau tidak
 Lebih suka melakukan demonstrasi daripada berpidato
 sering kali mengetahui apa yang harus dikatakan, tetapitidak pandai memilih kata-kata
 kadang-kadang kehilangan konsentrasi ketika mereka inginmemperhatikan

Orang-orang Auditorial

 berbicara kepada diri sendiri saat bekerja
 mudah terganggu oleh keributan
 senang membaca dengan keras dan mendengarkan
 dapat mengulangi kembali dan menirukan nada, birama, dan warna suara
 merasa kesulitan untuk menulis, tetapi hebat dalam bercerita
 berbicara dalam irama yang terpola
 biasanya pembicara yang fasih
 lebih suka musik daripada seni
 belajar dengan mendengarkan dan mengingat apa yang
 didiskusikan daripada yang dilihat
 suka berbicara, suka berdikusi, dan menjelaskan sesuatu panjang lebar
 mempunyai masalah dengan pekerjaan-pekerjaan yang melibatkan visualisasi, seperti memotong bagian-bagian hingga sesuai satu sama lain
 lebih pandai mengeja dengan keras daripada menuliskannya
 lebih suka gurauan lisan daripada membaca komik


Orang-orang Kinestetik

 berbicara dengan perlahan
 menanggapi perhatian fisik
 menyentuh orang untuk mendapatkan perhatian mereka
 berdiri dekat ketika berbicara dengan orang
 selalu berorientasi pada fisik dan banyak bergerak
 mempunyai perkembangan awal otot-otot yang besar
 belajar melalui memanipulasi dan praktik
 menghafal dengan cara berjalan dan melihat
 menggunakan jari sebagai penunjuk ketika membaca
 banyak menggunakan isyarat tubuh
 tidak dapat duduk diam untuk waktu lama
 tidak dapat mengingat geografi, kecuali jika mereka me-mang telah pernah berada di tempat itu
 menggunakan kata-kata yang mengandung aksi

 menyukai buku-buku yang berorientasi pada plot— mere¬ka mencerminkan aksi dengan gerakan tubuh saat membaca
 kemungkinan tulisannya jelek
 ingin mclakukan segala sesuatu
 menyukai permainan yang menyibukkan
Mungkin kamu mengenal seseorang yang berprestasi baik di sekolah, namun di sekolah menengah atau perguruan tinggi mulai tertatih-tatih atau bahkan gagal. Hal inIi terjadi pada banyak orang, dan kebanyakan di antara mereka tidak mengerti apa yang mem-buat mereka merasa tidak mampu. Masalahnya mungkin ada ketidakcocokan antara gaya belajar siswa dengan gaya mengajar gurunya. Gejala ini sangat menonjol pada pergantian dari sekolah lanjutan ke perguruan tinggi karena pengajaran yang diberikan berganti dari sangat visual menjadi sangat auditorial. Karena itu, pelajar-pelajar visual yang paling tinggi persentasenya di kalangan pelajar, tiba-tiba merasa bahwa mereka tidak memahami sebaik dahulu.
Adalah mudah untuk mengetahui modalitas orang lain dalam hidup Anda dengan memperhatikan kata-kata apa yang mereka gunakan ketika mereka berkomunikasi. Kata-kata ini disebut predikat atau kata-kata proses. Ketika suatu situasi diserap dalam pikiran seseorang, ia memproses modalitas pilihan orang itu; kata-kata dan frase-frase yang digunakan orang itu untuk menjelaskannya menunjukkan modalitas pribadi orang tersebut. Begitu kamu mengenali predikat seseorang, kamu dapat menjadikannya satu sarana untuk menyesuaikan dengan bahasa mereka ketika kamu berbicara dengan mereka. Selain menggunakan kata-kata proses yang biasa digunakannya, kamu juga dapat menyesuaikan dengan kecepatan-nya berbicara. Orang-orang visual berbicara dengan cepat, audi¬torial sedang-sedang saja, dan kinestetik lebih lambat.
Inilah trik yang dapat kamu gunakan saat berbicara di tele-pon. Jika kamu berbicara dengan orang visual, berdirilah ini secara otomatis akan membuat kamu berbicara lebih cepat. Kalau kamu berbicara dengan orang-orang kinestetik, duduklah dan naikkan kaki kamu ini akan melambatkan bicara Anda. Me¬nyesuaikan modalitas Anda dengan orang lain adalah cara sangat baik untuk mendapatkan keakraban dan suasana saling pengertian. Ini adalah daftar ucapan-ucapan yang biasa dipakai oleh modalitas tertentu.
Visual
 tampak bagi saya pandangan menyelurnh melihat sckilas nyata-pasti, tidak diragukan
 pandangan yang kabur tepat, pas mempunyai ruang lingkup tentang sesuatu gagasan yang samar dalam cahaya secara pribadi dalam pandangan mirip citra diri mata hati indah bagai lukisan melihat
 pandangan sempit pamer visi lurus
Auditorial
 mendengar dengan saksama menycru
 jelas bagai bunyi bel
 diungkapkan dengan jelas
 dijelaskan secara terperinci
 pendengar yang baik dengarkan baik-baik
 mendengar suara-suara
 pesan yang tersembunyi
 percakapan membosankan
 jelas dan tegas terus terang
 mengoceh seperri burung
 mengingatkan akan sesuatu
 suatu mengatakan yang sejujurnya
 mendengarkan/tidak mendengarkan
 tak mendengar tentang
 sesuatu
 menyuarakan pendapat selalu dalam batas pendengaran

Kinestefik
 Rajin
 Mempersingkat hingga berpikir serius
 menyebar ke mana-mana
 bisa merasakan
 bagai disambar halilintar
 berhubungan/kontak
 menangkap alur
 bertahanlah!
 Tahanlah !
 pemarah
 berterus terang
 mengatur
 sangat rapi
 menyimpangkan pikiran saya
 mulai dari awal pendiam
 berahasia, tidak jujur, curang
 berahasia

Mengenali modalitas belajar orang lain adalah kunci penting untuk menghasilkan presentasi kamu yang paling efektif. Misalnya, bila kamu tahu bahwa atasan kamu adalah orang visual, akan lebih memungkinkan bagi kamu untuk menyampaikan maksud kamu jika kamu menggunakan material visual, seperti slide dan makalah, dalam suatu presentasi.
C. KEGIATAN SISWA
IDENTIFIKASI GAYA BELAJARMU

NO ITEM-ITEM PERNYATAAN Sering Kadang2 Jarang
1 Apakah kamu tipe orang yang rapi dan teratur?
2 Apakah kamu berbicara dengan cepat
3 Apakah kamu perencana dan pengatur jangka pendek?
4 Apakah kamu pengeja yang baik?
5 Kamu melihat kata-kata dalam pikiran kamu?
6 Apakah kamu lebih ingat apa yang dilihat daripada yang didenger?


NO ITEM-ITEM PERNYATAAN Sering Kadang2 Jarang
7 Apakah kamu menghafal dengan asosiasi visual?
8 Apakah kamu sulit mengingat perintah lisan kecuali jika dituliskan, dan apakah kamu sering meminta orang mengulang usapan kembali?
9 Apakah kamu lebih suka membaca daripada dibacakan?
10 Apakah anda suka mencorat-coret selama menelpon/menghadiri diskusi/pertemuan?
11 Apakah kamu lebih suka melakukan demonstrasi daripada berpidato?
12


13 Apakah kamu lebih suka seni daripada musik?

Apakah kamu tahu apa yang harus dikatakan, tetapi tidak berpikir kata yang tepat?


Subtotal


Total = ............ + ………. + ………..

= ………






_____
X 2








_______
X 1






_____
X 0



NO ITEM PERNYATAAN Sering Kadang 2 Jarang
1 Apakah kamu berbicara kepada diri sendiri saat kerja?
2 Apakah kamu mudah terganggu keributan?
3 Apakah kamu menggerakkan bibir/melafalkan kata-kata saat membaca?
4 Apakah kamu suka membaca keras-keras dan mendengarkan?
5 Dapatkah kamu mengulang dan menirukan nada, perubahan dan warna suara?
6 Apakah anda merasa menulis itu sulit, tetapi pandai bercerita?
7 Apakah kamu berbicara dengan pola berirama?
8 Apakah menurut kamu lebih menyukai musik daripada seni?
9 Apakah kamu belajar melalui mendengarkan dan mengingat apa yang didiskusikan daripada yang dilihat?
10 Apakah kamu banyak berbicara, suka berdiskusi, dan menjelaskan panjang lebar?
11 Apakah kamu lebih baik mengeja keras-keras daripada menuliskannya
Subtotal ……..
X 2 ………….
X 1 ……..
X 0
Total ……..+


= ….. …………+ …….





NO ITEM PERNYATAAN Sering Kadang 2 Jarang
1. Apakah kamu berbicara dengan lambat?
2. Apakah kamu menyentuh orang untuk mendapatkan perhatiannya?
3. Apakah kamu berdiri dekat-dekat saat berbicara dengan seseorang?
4. Apakah kamu berorientasi pada fisik dan banyak bergerak?
5. Apakah kamu belajar melalui manipulasi dan praktik?
6. Apakah kamu menghafal dengan berjalan dan melihat?
7. Apakah kamu menggunakan jari untuk menunjuk saat membaca?
8. Apakah kamu banyak menggunakan isyarat tubuh?
9. Apakah kamu tidak bisa duduk tenang untuk waktu yang lama?
10. Apakah kamu membuat keputusan berdasarkan perasaan?
11. Apakah kamu meluangkan waktu untuk berolahraga dan berkegiatan fidik lainnya?
Subtotal


Total ………..
X 2

………+

= ……… …………
X 1

………….+ ……..
X 0

……..


BUATLAH GRAFIK BERDASARKAN NILAI KAMU


24
23
22
21
20
19
18
17
16
15
14
13
12
11
10
9
8
7
6
5
4
3
2
1
VISUAL AUDITORIAL KINESTETIK














DAFTAR RUJUKAN



DePorter, & Hernacki. 2002. Quantum Learning, Membiasakan Belajar Nayamn Dan Menyanangkan. Bandung: Penerbit Kaifa
DePorter, & Hernacki. 2002. Quantum Teachingakan. Bandung: Penerbit Kaifa

0 Response to "GAYA BELAJAR"

Poskan Komentar